Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Hadapi Sanksi Barat, Rusia Merapat ke Afrika

SELASA, 21 MARET 2023 | 14:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hubungan yang lebih dekat dengan mitra Afrika akan menjadi prioritas utama Rusia di tengah gempuran sanksi internasional yang dijatuhkan atas perangnya di Ukraina.

Hal tersebut disampaikan Presiden Vladimir Putin saat berpidato di hadapan perwakilan Afrika, di Moskow pada Senin (20/3).

Putin menegaskan bahwa Rusia berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang strategis dengan negara-negara Afrika dan menyatakan siap mewujudkan agenda global bersama.


“Saya ingin menekankan bahwa negara kami selalu memberi dan akan terus memprioritaskan kerja sama dengan negara-negara Afrika," kata Putin, seperti dimuat African News.

Kesamaan yang dimiliki Rusia dan Afrika dalam mempertahankan nilai-nilai tradisional dan perlawanan terhadap ideologi neo-kolonial, dinilai Putin akan membuat kerja sama keduanya semakin erat.

Terkait dengan pasokan pangan, Putin berjanji bahwa Rusia akan mengirim mitra Afrikanya dengan gandum jika ekspor Ukraina tidak diperbarui dalam dua bulan.

Selain itu, Putin juga akan meningkatkan kerja sama di bidang energi, dan obat-obatan dan melipatgandakan kuota mahasiswa Afrika di universitas-universitas Rusia.

Dengan latar belakang sanksi Barat, Rusia tengah mencari mitra di Asia dan Afrika yang sebagian besar tidak ikut mengutuk Moskow atas invasi Ukraina.

Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia meningkatkan dukungannya di benua Afrika, terutama dengan kemitraan ekonomi serta kehadiran tentara bayaran Wagner yang saat ini sudah menetap di beberapa negara di Republik Afrika Tengah dan berhasil menyingkirkan pengaruh Prancis.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya