Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dicurigai Kirim Amunisi ke Moskow, Beijing Meradang

SELASA, 21 MARET 2023 | 08:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China kembali meradang setelah dituding terlibat dalam konflik Rusia-Ukraina oleh sejumlah pejabat Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya pada Senin (20/3), hari di mana Presiden China Xi Jinping memulai kunjungan resminya ke Rusia, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin "menampar" AS atas tudingan tersebut.

“Bukan China yang memasok senjata ke medan perang konflik Rusia-Ukraina, tetapi justru AS,” kata Wang, seperti dikutip dari Global Times.


"AS harus berhenti mengipasi api. Berhenti menuding dan mengakhiri pemaksaan terhadap negara lain. AS harus memainkan peran konstruktif dalam krisis Ukraina, bukan sebaliknya,” ujarnya.

Sebelumnya Kyodo News Jepang melaporkan selama akhir pekan lalu bahwa pejabat AS mencurigai adanya amunisi China yang ditembakkan oleh pasukan Rusia.

“Apakah amunisi itu dipasok oleh China masih belum jelas,” lapor Kyodo mengutip sumber-sumber pemerintah AS.

"Ini adalah sesuatu yang kami waspadai dan terus awasi dengan hati-hati," kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS yang tidak disebutkan namanya kepada Kyodo.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya