Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin/Net

Dunia

Soal Perintah Penangkapan Putin, China Buka Suara: ICC Harus Hormati Kekebalan Kepala Negara

SELASA, 21 MARET 2023 | 07:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Langkah Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) yang mengeluarkan surat perintah penangkapan Presiden Rusia Vladimir Putin, mendapat perhatian  Beijing.

Ketika ditanyai wartawan saat konferensi pers Senin (20/3) terkait keputusan ICC, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menilai keputusan itu seharusnya bisa dihindari.

"ICC harus menjunjung tinggi sikap objektif, menghormati kekebalan kepala negara dari yurisdiksi berdasarkan hukum internasional, menjalankan fungsi dan kekuasaannya dengan hati-hati sesuai dengan hukum, dan menghindari politisasi dan standar ganda," kata Wang, seperti dikutip dari Global Times.


Untuk konflik Ukraina, Wang mengatakan, China selalu berpendapat bahwa dialog dan negosiasi adalah jalan keluar mendasar.

"Masyarakat internasional harus memainkan peran konstruktif dalam penyelesaian krisis secara damai dan berbuat lebih banyak untuk mempromosikan pembicaraan damai, meredakan ketegangan dan menengahi perselisihan," katanya.

Pernyataan Wang bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden China Xi Jinping ke Rusia.

Sementara reporter bertanya bagaimana perkembangan terakhir ini akan mempengaruhi kunjungan Presiden Xi, Wang mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan perjalanan persahabatan, kerja sama, dan perdamaian.

"Presiden Xi akan mengadakan pertukaran pandangan mendalam dengan Presiden Putin tentang hubungan bilateral dan isu-isu utama internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama," katanya.

Wang menegaskan, kedua pemimpin selama pertemuan di Moskow akan mempromosikan demokrasi dalam hubungan internasional, dan berkontribusi pada pembangunan dan kemajuan dunia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya