Berita

Kapal Angkatan Laut Rusia berlabuh di teluk pelabuhan Laut Hitam Sevastopol di Crimea pada 8 Mei 2014/Net

Dunia

Ukraina: Sembilan Kapal Perang Rusia Terlihat di Lepas Pantai Krimea

SENIN, 20 MARET 2023 | 11:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kapal perang Angkatan Laut Rusia kembali terlihat di lepas pantai Krimea, menandakan strategi baru yang akan dilancarkan Moskow kepada musuhnya.

Menurut kesaksian Juru Bicara Ukraina untuk Komando Operasi Selatan (OCS), Natalia Humeniuk, pada Minggu (19/3), sembilan kapal tempur Rusia berjejer di perairan Krimea, dengan dua kapal induk rudal di antaranya.

"Ini adalah kapal induk rudal permukaan yang dapat dipersenjatai dengan 16 rudal Kalibr,” kata Humeniuk, seperti dimuat The Jerusalem Post.


Humeniuk mengungkapkan, karena jarak yang melebihi 100 mil laut, Angkatan Bersenjata Ukraina tidak dapat melakukan penyerangan.

Ia masih belum mengetahui apakah kapal-kapal perang yang ditempatkan di perairan Krimea itu siap tempur atau tidak.

Tetapi, menurut Humeniuk, Rusia diperkirakan sedang mencari strategi yang efektif untuk melakukan serangan rudal besar-besaran terhadap Ukraina.

"(Pasukan Rusia) terus mencari taktik yang akan terbukti efektif karena serangan rudal besar-besaran di medan perang tidak berhasil," jelasnya.

Pada Sabtu (18/3), Angkatan Laut Ukraina mengklaim telah melihat 14 kapal perang Rusia di lepas pantai Krimea, empat di antaranya adalah pembawa rudal.

Pada 16 Maret 2014, Rusia berhasil menganeksasi Krimea dan Sevastopol melalui referendum untuk menjadi bagian dari wilayah kekuasaannya.

Komunitas internasional memiliki kecurigaan tentang keaslian referendum tersebut dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky bersumpah akan membebaskan  Krimea dari pendudukan Rusia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya