Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usai melantik pengurus Taruna Merah Putih Jawa Timur di Surabaya/Ist

Politik

Sindir Anies Baswedan, Hasto Kristiyanto: Safarinya Sepi Karena Gagasannya Tak Relevan

SENIN, 20 MARET 2023 | 08:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Safari Anies Baswedan ke wilayah Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya, jadi "target" Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Bahkan, Hasto menyindir safari politik Anies selama 3 hari di Jatim sepi karena gagasan yang dibawa tidak relevan.

“Safarinya kan sepi. Karena tahu Kota Surabaya selama ini siapa yang membangun (PDIP, red). Dan orang datang dengan gagasan-gagasan yang tidak relevan, masyarakat Surabaya bisa menilai,” kata Hasto usai melantik pengurus Taruna Merah Putih Jawa Timur, Minggu (19/3).

Menurut dia, seharusnya Anies bisa memajukan kota Jakarta lebih dahulu. Baru setelah itu datang ke Surabaya untuk menyapa masyarakat. Selama ini, ketika dipimpin kader PDIP, pembangunan di Surabaya berjalan dengan baik.


“Kalau hebat majukan dulu Jakarta lebih hebat dari Surabaya, baru datang ke Surabaya, kira-kira kan gitu,” tambahnya, seperti diwartakan Kantor Berita RMOLJatim, Senin (20/3).

Hasto menilai masyarakat Surabaya sudah bisa melihat kinerja para pemimpinnya. Pasalnya, selama ini rakyat menilai pemimpin dari keberhasilannya memajukan kota.

Dia juga yakin bahwa rakyat akan bisa menilai kemampuan pemimpin dalam bekerja memajukan wilayahnya.

“Rakyat akhirnya yang akan menilai,” pungkasnya.

Anies Baswedan menggelar sejumlah kegiatan di Surabaya dan Madura sejak Jumat (17/3) hingga Minggu pagi (19/3). Selain bertemu dengan masyarakat dan relawan, Anies juga bertemu dengan ulama, kiai dan Habaib Madura, serta menggelar jalan sehat dengan masyarakat Surabaya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya