Berita

Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi/Net

Dunia

Ke Kepulauan Solomon, Menlu Jepang Bahas Keamanan Maritim dan Izin Pembuangan Limbah Nuklir

MINGGU, 19 MARET 2023 | 19:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kekhawatiran terkait pengaruh China di Kepulauan Solomon terasa oleh Jepang. Hal itu diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi ketika melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Kepulauan Solomon.

Hayashi menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Manasseh Sogavare pada Sabtu (18/3).

Dalam pertemuan tersebut, Hayashi membahas keamanan global dan kehadiran China di Pasifik, merujuk pada penandatangan pakta keamanan antara Kepulauan Solomon dan Beijing yang sempat memicu kekhawatiran Barat.


Mengutip laporan US News, Hayashi menekankan bahwa Jepang siap memberikan bantuan dalam keamanan maritim pada Kepulauan Solomon.

Itu dilakukan sebab Jepang tengah mencari kemitraan di negara-negara Kepulauan Pasifik untuk bekerjasama mempromosikan perdamaian dan stabilitas kawasan melalui strategi Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Selain itu, Hayashi juga meminta pengertian Solomon atas rencana Jepang untuk melepaskan 1 juta ton air olahan dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daichi yang rusak ke laut.

Bersamaan dengan itu, Hayashi menyerahkan surat dari Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida kepada PM Sogavare, mengenai permohonan tersebut.

Merespons Hayashi, Sogavare berharap Jepang akan memastikan keamanan pelepasan dan terbuka tentang proses tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya