Berita

Ilustrasi Pemilu 2024/Net

Politik

Anekdot KIPP untuk Tahun Politik 2024: Pemilu Ini Lemas!

JUMAT, 17 MARET 2023 | 22:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perhelatan Pemilu Serentak 2024 digambarkan sebagai sesuatu yang tidak cukup optimis terlaksana belakangan hari ini, setelah menguatnya isu penundaan pemilu lewat putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Salah seorang pegiat pemilu, tepatnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) KIPP, Kaka Suminta, bahkan membuat sebuah anekdot untuk kondisi kepemiluan hari ini.

“Pemilu ini lemes,” ujar Kaka Suminta singkat dalam DIskusi Media bertajuk “Puasa Memberantas Pelanggaran Pemilu” yang digelar daring pada Jumat (17/3).


Sebagai pengibaratannya, Kaka Suminta menggambarkan kesan lemas dari pelaksanaan Pemilu Serentak 2024., yang menurutnya terjadi di publik hari ini.

“Ketika bangun tidur, yang terpikir itu pemilu sedang tidak baik-baik saja,” sambungnya mengatakan.

Tanggal 14 Februari 2024 sebagai hari pencoblosan pemilu nanti, Menurut Kaka Suminta, tentunya ditunggu oleh rakyat Indonesia.

Sehingga, ia mendorong agar Presiden Joko Widodo bisa bersikap tegas dan konsisten dengan apa yang pernah ia pernah sampaikan, utamanya saat isu penundaan pemilu bergulir pada tahun 2022 lalu.

“Kita masih punya presiden. Saya pikir Pak Jokowi orang yang bisa mendorong untuk memastikan pemilu ini jadi dilaksanakan. Karena saya pikir presiden adalah orang pertama yang ngomong pemilu ini dilaksanakan,” ucapnya.

“Ini adalah salah satu tangga. Pemerintahannya memastikan pemilu ini tidak ditunda, lalu menteri-menterinya, lalu koalisi-koalisinya,” demikian Kaka Suminta menambahkan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya