Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Soal Skenario Prabwo-Ganjar, PDIP Disarankan Jangan Jual Harga Diri Politik untuk Cawapres

JUMAT, 17 MARET 2023 | 19:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Skenario menduetkan Ketua Umum Partai Geridnra Prabowo Subianto dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 dinilai sulit. PDIP hanya akan mendapatkan jatah calon wakil presiden (cawapres) di pemerintahan nanti.

Oleh karena itu, PDIP lebih baik sendiri dan mengusung Ketua DPR RI Puan Maharani pada Pemilu 2024 nanti.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL melalui sambungan telepon, Kamis (17/3).


“PDIP seharusnya tidak menjual harga diri politik sekadar mendapat Cawapres. Jauh lebih heroik dan potensial memupuk soliditas jika PDIP bertarung sendiri dengan mengusung Puan Maharani,” kata Dedi.

Menurut Dedi, posisi Ganjar Pranowo di PDIP pun akan sulit untuk “melawan” keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekrnoputri. Meskipun, PDIP pun masih sulit untuk membantah elektabilitas Ganjar Pranowo sekarang-sekarang ini.

“Maka jalan tengahnya, Ganjar seharusnya tetap berada dalam dukungan PDIP,” ujarnya.

Atas dasar itu, pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai, PDIP lebih baik sendiri dan mengusung Puan Maharani di Pemilu 2024 mendatang.  

“PDIP punya pengalaman sebagai petarung. Atau dengan koalisi baru dengan usung Puan Maharani,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya