Berita

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Kalau Pemilu 2024 Ditunda, Yang Disalahkan KPU, Bawaslu dan DKPP

JUMAT, 17 MARET 2023 | 15:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang memerintahkan KPU RI menunda proses dan tahapan Pemilu 2024 dinilai bertentangan dengan UUD 1945.

Sebab, dalam konstitusi tegas dinyatakan bahwa pemilihan umum (pemilu) bebas, rahasia, jujur, adil dan dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

Berkenaan dengan itu, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menyesalkan jika isu penundaan Pemilu 2024 terus bergulir di tengah masyarakat.


Akibatnya, kata dia, jika pemilu 2024 pada akhirnya ditunda maka penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, Bawaslu, dan DKPP akan menajdi pihak yang paling disalahkan.

“Yang disalahkan pasti KPU dan Bawaslu berikut DKPP. Karena ini adalah tugas kami sebagai penyelenggara pemilu,” kata Rahmat Bagja dalam seminar nasional Mahakamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI bertajuk “Menyongsong Kontestasi Demokrasi; Mencari Wakil Rakyat yang Bervisi” di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (17/3).

Ia menuturkan, meskipun anggaran dana sudah 60 persen turun dari pemerintah untuk penyelenggaraan Pemilu 2024, namun 40 persen anggaran dana itu juga turut menentukan jalan tidaknya penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Karena hampir 40 persen belum turun dari pemerintah. Semoga saja tururn. Kalau tidak maka isu penting pada November bapak ibu (politikus) pasti kampanye, tapi tidak ada yang mengawasi dan menyelenggarakan,” pungkasnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya