Berita

Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Maman Imanulhaq/RMOL

Politik

Soal Deklarasi Pasangan Pilpres, PKB Menunggu Koalisi Lain

JUMAT, 17 MARET 2023 | 14:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Deklarasi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) masih wait and see atau menunggu koalisi lain mendeklarasikan bakal pasangan calonnya terlebih dahulu.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Maman Imanulhaq kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/3).

“Pembicaraan ini belum sampai kepada tingkat deklarasi, kenapa? karena ini berkaitan dengan juga partai-partai lain jelas, KIB belum jelas, kita enggak tahu juga PDIP mau nyalonin siapa?” kata Maman.


Menurut Maman, pihaknya masih berhitung dalam menentukan waktu yang tepat untuk deklarasi capres cawapres dari KKIR.

“Apakah kita tiba-tiba ingin muncul sendirian? politik itu salah satunya mempertimbangkan perkembangan progres dari partai-partai yang lain,” tuturnya.

Atas dasar itu, kata Maman, kemungkinan deklarasi pasangan Cak Imin-Prabowo Subianto atau sebaliknya yang dilakukan maksimal di bulan suci ramadhan akan molor. Pasangan Prabowo-Cak Imin atau sebaliknya merupakan hasil rekomendasi Ijtima Ulama Nusantara PKB.

“Kita mengambil kaidah Ushul Fiqh "Idza dhaqal aam ittasa'a" ketika sesuatu yang mepet itu terjadi, maka kita punya keleluasaan untuk mengundur waktu, atau memberikan peluang lain sampai koalisi yang lain pun menentukan siapa calonnya,” pungkasnya.

Hasil Ijtima Ulama Nusantara yang meminta agar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin segera memutuskan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Maret 2023. Tepatnya sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya