Berita

Menteri Luar Negeri Antony Blinken/Net

Dunia

Bantu Pulihkan Krisis Kemanusiaan di Afrika, AS Gelontorkan Dana Hingga Rp 2,3 Triliun

JUMAT, 17 MARET 2023 | 11:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dana bantuan baru kembali dikirimkan Amerika Serikat untuk membantu negara-negara Afrika yang dilanda krisis kemanusiaan akibat aksi kekerasan pemberontak jihadis.

Bantuan senilai 150 juta dolar AS atau Rp 2,3 triliun itu diumumkan oleh Menurut Menteri Luar Negeri Antony Blinken selama kunjungannya ke Nigeria pada Kamis (16/4).

Blinken menyebut dana bantuan akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan di Afrika Barat dan Tengah serta Sahel, termasuk Burkina Faso, Chad, Mali, Mauritania, dan Niger, serta negara-negara tetangga yang terkena dampak krisis regional.


"Ini akan membantu memberikan dukungan penyelamatan hidup bagi para pengungsi, pencari suaka, dan lainnya yang terkena dampak konflik dan kerawanan pangan di wilayah tersebut," ujarnya, seperti dimuat India Today.

Menlu berharap, dukungan berkelanjutan dari AS mampu menyelamatkan banyak jiwa dan memenuhi kebutuhan hidup mereka termasuk makanan, tempat tinggal, air minum yang aman, sanitasi, kebersihan, dan bantuan penting lainnya.

Lebih jauh, Blinken mengungkap, dana kemanusiaan akan disalurkan melalui Biro Kependudukan, Pengungsi, dan Migrasi Departemen Luar Negeri dan Biro Bantuan Kemanusiaan Badan Pembangunan Internasional A.S.

Pengumuman dana terbaru, menambah total bantuan AS di kawasan Afrika sepanjang tahun 2023 menjadi 233 juta dolar AS atau Rp 3,5 triliun.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya