Berita

Tim penyelamat sedang mengevakuasi para korban banjir bandang di Sanliurfa, Turki/BBC

Dunia

Dua Provinsi Turki Terendam Banjir, 14 Orang Meninggal

KAMIS, 16 MARET 2023 | 10:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sedikitnya 14 orang meninggal dunia dan lima orang lainnya masih hilang setelah banjir bandang menghantam dua provinsi Turki yang sudah hancur akibat gempa bumi bulan lalu.

Berdasarkan laporan yang dimuat BBC pada Kamis (16/3), sebagian besar korban merupakan pengungsi yang tinggal di rumah kontainer di provinsi Sanliurfa dan Adiyaman sejak bencana gempa melanda pada 6 Februari.

"Tim penyelamat masih mencari lima orang yang dilaporkan hilang di tiga lokasi, setelah banjir bandang mengubah jalan di provinsi Adiyaman dan Sanliurfa menjadi sungai, menghanyutkan mobil, menggenangi rumah dan tempat perkemahan yang basah kuyup untuk melindungi korban gempa," kata Menteri Dalam Negeri, Suleyman Soylu dalam laporannya.


Menurut Gubernur Sanliurfa, Salih Ayhan, banjir ini merupakan yang terparah yang pernah melanda provinsi tersebut. Untuk itu ia mengimbau warga agar tidak berada di lantai dasar dan atau ruang bawah tanah rumah mereka.

Sementara di provinsi Adiyaman, dua orang dilaporkan tenggelam akibat gelombang air yang menyapu rumah kontainer yang mereka tempati.

Sebuah rumah sakit yang terendam banjir pun telah memindahkan ratusan pasiennya ke tempat yang lebih aman.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sendiri telah mengutus Menteri Soylu ke dua wilayah terdampak banjir. Sementara beberapa tokoh oposisi terkemuka juga akan mengunjungi Sanliurfa, dengan menjanjikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak dari para korban.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya