Berita

Ketua DPW Partai Nasdem Aceh, Teuku Taufiqulhadi saat acara konsolidasi partai di Aceh Besar/Ist

Politik

Jangan Ada yang Ragukan Komitmen Surya Paloh Sukseskan Anies Jadi Presiden

KAMIS, 16 MARET 2023 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Aceh, Teuku Taufiqulhadi, meminta pihak-pihak yang meragukan kesungguhan dan komitmen Ketua Umum Surya Paloh mensukseskan Anies Baswedan jadi Presiden, untuk membaca tanda-tanda dalam politik dengan hati tulus.

"Bacalah rekam jejak Surya Paloh lebih cerdas dengan hati yang lebih tulus," ujar Teuku Taufiqulhadi dalam sambutan di depan pimpinan dan kader Nasdem Aceh saat acara konsolidasi partai di salah satu hotel di Aceh Besar, Rabu (15/3).

Taufiqulhadi mengaku heran masih ada orang-orang yang meragukan kesungguhan Surya Paloh mengantarkan Anies menjadi Presiden.

"Jika yang meragukan itu adalah simpatisan Nasdem, maka itu pasti simpatisan yang belum lengkap memahami Pak Surya Paloh dan Nasdem," ujar Taufiqulhadi, dikutip Kantor Berita RMOLAceh.

Tapi menurut Taufiqulhadi, jika yang meragukan adalah orang luar, maka dapat diduga mereka sedang berusaha menggoyahkan hati para kader dan simpatisan Nasdem.

"Jadi hati-hati," ujar Taufiqulhadi mengingatkan.

Anggota DPR RI periode 2014-2019 menambahkan, Surya Paloh bukan orang yang mencla-mencle dalam politik. Reputasi Surya Paloh adalah pantang menjilat ludah kembali.

"Jika Ketua Umum Partai Nasdem ini menyatakan mendukung seseorang, pantang ia surut kembali. Ia akan mempertahankan keputusannya itu dengan segala risiko," tegasnya.

Surya Paloh akan membela sampai akhir siapapun orang yang ia dukung.

Lagi pula tidak ada keuntungan apapun bagi Nasdem jika mundur di tengah jalan, setelah besarnya risiko yang telah ditanggung saat ini.

"Bagi Nasdem, hanya ada satu jalan saat ini yaitu maju terus sampai Anies jadi presiden," tutup Taufiqulhadi.

Populer

KPK Ancam Pidana Dokter RSUD Sidoarjo Barat kalau Halangi Penyidikan Gus Muhdlor

Jumat, 19 April 2024 | 19:58

Pendapatan Telkom Rp9 T dari "Telepon Tidur" Patut Dicurigai

Rabu, 24 April 2024 | 02:12

Megawati Bermanuver Menipu Rakyat soal Amicus Curiae

Kamis, 18 April 2024 | 05:35

Diungkap Pj Gubernur, Persoalan di Masjid Al Jabbar Bukan cuma Pungli

Jumat, 19 April 2024 | 05:01

Bey Machmudin: Prioritas Penjabat Adalah Kepentingan Rakyat

Sabtu, 20 April 2024 | 19:53

Pj Gubernur Ingin Sumedang Kembali jadi Paradijs van Java

Selasa, 23 April 2024 | 12:42

Viral Video Mesum Warga Binaan, Kadiv Pemasyarakatan Jateng: Itu Video Lama

Jumat, 19 April 2024 | 21:35

UPDATE

Satgas Judi Online Jangan Hanya Fokus Penegakkan Hukum

Minggu, 28 April 2024 | 08:06

Pekerja Asal Jakarta di Luar Negeri Was-was Kebijakan Penonaktifan NIK

Minggu, 28 April 2024 | 08:01

PSI Yakini Ekonomi Indonesia Stabil di Tengah Keriuhan Pilkada

Minggu, 28 April 2024 | 07:41

Ganjil Genap di Jakarta Tak Berlaku saat Hari Buruh

Minggu, 28 April 2024 | 07:21

Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan dan Cerah Cerawan

Minggu, 28 April 2024 | 07:11

UU DKJ Beri Wewenang Bamus Betawi Sertifikasi Kebudayaan

Minggu, 28 April 2024 | 07:05

Latihan Evakuasi Medis Udara

Minggu, 28 April 2024 | 06:56

Akibat Amandemen UUD 1945, Kedaulatan Hanya Milik Parpol

Minggu, 28 April 2024 | 06:26

Pangkoarmada I Kunjungi Prajurit Penjaga Pulau Terluar

Minggu, 28 April 2024 | 05:55

Potret Bangsa Pasca-Amandemen UUD 1945

Minggu, 28 April 2024 | 05:35

Selengkapnya