Berita

Aksi bom bunuh diri di wisma di Bardera yang menjadi tempat menginap sejumlah pejabat Pemerintah Somalia/Net

Dunia

Bom Bunuh Diri di Somalia: 5 Orang Meninggal dan 11 Luka, Termasuk Seorang Gubernur

RABU, 15 MARET 2023 | 00:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah bom bunuh diri meledak di Somalia pada Selasa (14/3). Sedikitnya 5 orang tewas, dan 11 lainnya luka-luka. Gubernur Gedo, sebuah wilayah administratif di Jubuland, menjadi salah satu korban luka.

Menurut laporan dari komandan kepolisian Gedo, Hussein Adan, ledakan besar itu telah menghancurkan sebagian besar gedung. Lima personel keamanan ikut jadi korban ledakan.

"Seorang pengebom bunuh diri mengendarai kendaraan bermuatan bahan peledak ke sebuah wisma di Bardera, tempat pejabat pemerintah menginap," kata komandan Adan, dimuat Africa News, Selasa (14/3).


Saat ini belum ada laporan lebih lanjut terkait kondisi dari belasan korban luka-luka, termasuk gubernur Gedo, Ahmed Bulle Gared, dan beberapa komandan militer lainnya. Namun, beberapa korban tewas telah dibawa oleh tim medis Somalia.

Berdasarkan laporan saksi mata, Mohamud Saney, ledakan itu terasa seperti guncangan gempa bumi.

"Kami belum pernah mendengar apapun sebesar ledakan pagi ini, itu mengguncang seperti gempa bumi," kata Saney kepada Associated Press.

Sejauh ini belum diketahui dalang di balik serangan hebat tersebut. Akan tetapi kelompok pemberontak Shebab, yang berafiliasi dengan Al-Qaeda diduga bertanggung jawab atas serangan yang sering bergejolak di Somalia.

Pada Mei 2022 lalu, Presiden Hassan Sheikh Mohamoud, yang kembali berkuasa di negara itu telah menjanjikan perang total kepada kelompok pemberontak itu. Sikap Presiden Hasan ditanggapi dengan serius oleh kelompok itu dengan meluncurkan serangan balasan berdarah di Somalia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya