Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat berdiskusi dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Kedutaan Besar RI di New Delhi, India/Ist

Politik

Mendag Zulhas: Pelajar Diaspora Harus Menjadi Duta Produk Nasional

SELASA, 14 MARET 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelajar diaspora Indonesia harus menjadi duta produk nasional. Dengan kebiasaan menggunakan, kecintaan terhadap produk Indonesia akan terbentuk.

Begitu disampaikan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat berdiskusi dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Kedutaan Besar RI di New Delhi, India pada Senin (13/3).

Turut hadir pada acara ini Duta Besar RI untuk India Ina Krisnamurthi.


"Kita harus memperjuangkan produk Indonesia dengan perannya masing-masing. Mahasiswa Indonesia di India bisa mempromosikan produk Indonesia dimulai dengan kebiasaan menggunakan produk Indonesia," ujar Zulhas, sapaan karibnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/3).

Zulhas menyebutkan, kedatangannya ke India dalam rangka mengembangkan pasar baru nontradisional, salah satunya di kawasan Asia Selatan. India memiliki pasar yang besar dan potensial.

"Pada kesempatan lain, saya akan mengunjungi Bangladesh dan Pakistan. Pasarnya besar sekali dengan jumlah penduduk miliaran. Untuk menjadi negara maju pada 2045, Indonesia harus menguasai pasar nontradisional," jelasnya.

Di dalam negeri, lanjut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini, pemerintah mengembangkan ekosistem kewirausahaan.

Di antaranya dengan mempertemukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan perbankan dan lembaga pembiayaan ekspor. Pemerintah juga memfasilitasi kemitraan UMKM dengan ritel modern dan lokapasar (marketplace).

"Dengan ekosistem UMKM, jiwa kewirausahaan Indonesia akan tumbuh dan dapat mengejar negara maju," pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya