Berita

Ketua DPW PPP DKI Jakarta Saiful Rahmat Dasuki/RMOLJakarta

Politik

Arti Penting Pesantren bagi Kemenangan PPP di Jakarta

SELASA, 14 MARET 2023 | 04:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penyelenggaraan Peringatan Harlah ke- sekaligus peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), Minggu (12/3), diharapkan dapat menjadi titik balik kebangkitan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Sebab, acara itu diselenggarakan di Pondok Pesantren Nurul Amanah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

“Kami pilih lokasi ini karena kami ingin membangkitkan kembali dan merekatkan kembali Partai Persatuan Pembangunan dengan pondok pesantren sebagai basis dari suara PPP dan sebagai tempat kelahiran PPP,” ucap
Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (13/3).

Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (13/3).

Maka, lanjut dia, di titik inilah DPW PPP DKI Jakarta ingin mengembalikan apa yang menjadi itikad para pendiri partai. Yaitu menjadikan pondok pesantren sebagai simpul dan penunjang kemenangan PPP, khususnya di DKI Jakarta.

“Jadi, ini merupakan titik balik bagi kebesaran PPP ke depan, dan kami siap untuk kembali meraih kejayaan pada Pemilu 2024,” tegas Saiful.

PPP merupakan gabungan empat partai keagamaan yang dideklarasikan pada 5 Januari 1973. Empat partai yang bergabung menjadi PPP tersebut adalah Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Muslimin Indonesia (Parmusi).

Sebagai partai lama yang telah berkiprah sejak era Orde Baru, PPS saat ini sedang mengalami kemunduran akibat adanya sejumlah persoalan.

Namun, Saiful mengatakan, pihaknya optimistis pada Pemilu 2024 PPP akan meraih kejayaannya kembali. Apalagi karena kini ada potensi Sandiaga Uno gabung ke PPP.

“Kami berharap ini seperti tahun 2017. Bang Sandi bisa menjadi alternatif pimpinan kita masa datang. Lebih mudah lagi kalau Bang Sandi bisa gabung dengan PPP,” pinta Saiful.

Peringatan Harlah ke-50 partai PPP dan 1 Abad NU ini turut dihadiri sejumlah petinggi parpol. Seperti Majelis Syariah DPW PPP DKI Jakarta, KH Muhammad Sholihin Harasyi; Wakil Ketua Umum PPP, Rusli Effendi; Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP, KH Muhyidin Ishaq; dan para pimpinan cabang serta ranting PPP di DKI Jakarta.

Juga dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, yang menyampaikan materi untuk dialog interaktif bertajuk "Pengembangan Ekonomi Kreatif di Pesantren".

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya