Berita

Anggota Bawaslu RI Puadi, saat peluncuran Tim Tanggap Serangan Insiden Siber/RMOL

Politik

Cegah Pelanggaran Pencurian Data Pemilu 2024, Bawaslu Luncurkan Sistem CSIRT

SENIN, 13 MARET 2023 | 21:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi pelanggaran pencurian data yang dipakai untuk kebutuhan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, diupayakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk tidak kejadian. Caranya, yaitu dengan membuat sistem keamanan digital.

Begitu dikatakan anggota Bawaslu RI Puadi, saat peluncuran Tim Tanggap Serangan Insiden Siber atau Computer Security Insident Responden Team (CSIRT) dengan menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), di Hotel Holiday Inn and Suites di Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Senin (13/3).

“Harus diakui bahwa sistem terkait informasi yang ada di lingkungan Bawaslu saat ini kerap mendapat serangan dan berpotensi mengalami kebocoran data, padahal data tersebut wajib dilindungi oleh Bawaslu,” ujar Puadi dalam sambutannya.


Mantan anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta ini menjelaskan, Bawaslu sebagai pengawas pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 mesti menjaga keamanan data digital.

“Harus diakui bahwa penggunaan teknologi informasi mampu mendorong terwujudnya transparansi kemudian efisiensi dan efektivitas kaitannya dengan pelaksanaan yang diperankan Bawaslu,” sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, Puadi menuturkan bahwa dengan terbentuk dan diluncurkannya CSIRT, potensi serangan siber hingga pencurian data yang dipakai untuk Pemilu Serentak 2024 bisa terhindarkan.

“Menyadari hal tersebut, Bawaslu dengan dukungan BSSN membentuk tim respon insiden keamanan siber Bawaslu CSIRT. Bawaslu CSIRT mendapatkan penguatan dan keamanan data,” demikian Puadi. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya