Berita

Ketum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra (tengah) dan Ketum DPP PPP, M. Mardiono/RMOL

Politik

Kata Yusril, Kalau PDIP, PBB dan PPP Berkoalisi di 2024 Bisa Jadi Kekuatan Nasionalis-Islam

SENIN, 13 MARET 2023 | 19:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demorkasi Indonesia (PDI) Perjuangan, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menjadi kolaborasi yang apik jika berkoalisi di Pemilu 2024.

Pasalnya, dua kekuatan besar di Indonesia sejak dahulu hingga kini adalah Islam dan Nasionalisme. Sehingga, jika dua arus utama politik keduanya bergabung maka akan menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra seusai menggelar pertemuan bersama Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono di Markas PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/3).


“Kalau PDIP tetap menjadi inti dari kekuatan nasionalis. Kalau PPP dan PBB sama-sama partai islam menyatakan bergabung dengan satu koalisi, sebenarnya lebih mencerminkan dua kekuatan nasionalis dan Islam di negeri ini,” kata Yusril.

Meskipun, kata dia, ada partai Islam yang lainnya seperti PKB hingga PKS. Namun, pakar hukum tata negara itu menilai partai yang berbasis Islam tersebut bisa mengambil sikap lain.

“Kalau PPP dan PBB sama sama partai islam menyatakan bergabung dengan satu koalisi dengan PDIP, sebenarnya lebih representatif mewakili kekuatan islam,“ tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya