Berita

Aramco/Net

Dunia

Raksasa Minyak Aramco Raup Untung Besar Sepanjang Perang Ukraina

MINGGU, 12 MARET 2023 | 22:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keuntungan penjualan minyak perusahaan raksasa Aramco melonjak tinggi sepanjang perang Rusia-Ukraina tahun lalu.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (12/3), Aramco menyebut laba bersih naik 46 persen dari 110 miliar dolar AS atau Rp 1.705 triliun pada tahun 2021 menjadi 161,1 dolar AS atau Rp 2.495 triliun pada 2022.

Perusahaan minyak yang sahamnya sebagian besar dimiliki negara itu mengatakan peningkatan keuntungan disinyalir karena dampak harga minyak mentah yang lebih tinggi dan volume yang terjual, serta margin penyulingan yang lebih kuat.


Pakar di Institut Negara Teluk Arab di Washington, Robert Mogielnicki menyatakan Aramco tampil sangat kuat sepanjang 2022.

"Aramco mengendarai gelombang harga energi yang tinggi pada tahun 2022. Itulah yang akan dilakukan perusahaan," ujarnya, seperti dimuat CNA News.

Harga energi diperkirakan akan tetap tinggi pada tahun 2023, sebagian karena pengurangan produksi yang disetujui pada Oktober lalu oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak Plus atau kartel OPEC+ yang dipimpin bersama oleh Riyadh dan Moskow.

Fasilitas Aramco di masa lalu mengalami serangan drone dan rudal yang diklaim oleh pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Meski begitu, baru-baru ini sekitar setahun yang lalu, Riyadh dan Teheran memiliki keinginan untuklk memulihkan hubungan diplomatik yang terputus pada tahun 2016.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya