Berita

Ganjar Pranowo saat doa bersama di tengah Rapat Kerja Jajaran Kanwil Kementerian Agama Jateng/Ist

Nusantara

Raker Kanwil Kemenag Jateng, Diawali Doa Bersama untuk Keselamatan Warga di Lereng Merapi

MINGGU, 12 MARET 2023 | 19:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar doa bersama untuk keselamatan dan kesehatan masyarakat di sekitar Kawasan Gunung Merapi, usai terjadi erupsi pada Sabtu (11/3). Doa bersama ini, digelar dalam rangkaian Rapat Kerja Jajaran Kanwil Kementerian Agama Jateng di Hotel Grand Mercure, Sukaharjo.

Di hadapan tokoh agama dan kepala Kanwil Kemenang se-Jateng, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap, melalui doa bersama, warga yang berada di sekitar Gunung Merapi dapat diberi keselamatan, kesehatan serta kesabaran dalam menghadapi erupsi.

"Mumpung kumpul banyak tokoh agama, kita berdoa untuk masyarakat di sekitar Merapi agar mereka diberi kekuatan, terus Merapi berevolusi sesuai sunatullah," ujar Ganjar, Minggu (12/3).


Akibat Gunung Merapi kembali erupsi 3 daerah di Jateng terdampak terdampak guguran abu vulkanik. Yakni, Kabupaten Magelang, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali.

Masyarakat yang berada di wilayah radius bahaya, telah diimbau untuk menjauhi lereng Merapi dan mengevakuasi diri ke tenda pengungsian jika status kembali meningkat.

"Hari ini kita semua sedang siaga Merapi sejak kemarin saya mendapatkan informasi terus-menerus. Alhamdulillah masyarakat dari sisi resilience (ketangguhan) bagus di sana," tutur Ganjar.

Terkait kondisi terkini masyarakat di sekitar Merapi, Ganjar menyampaikan sejak kemarin logistik seperti makanan, minuman dan masker telah disalurkan.

"Terus kemudian tempat pengungsian disiapkan meski belum ada yang mengungsi, sambil kita terus memantau data. Kita semua siaga dan masyarakatnya aman yang penting," demikian Ganjar.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya