Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, saat konsolidasi peneguhan visi dan komitmen, di Kampus I Universitas Ahmad Dahlan (UAD)/Ist

Politik

Haedar Nashir: Muhammadiyah Membimbing Bangsa dengan Pencerahan

MINGGU, 12 MARET 2023 | 12:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Konsolidasi peneguhan visi dan komitmen Islam yang mencerahkan menjadi kalimat kunci Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menghadapi dinamika yang ada.

Untuk itu PP Muhammadiyah mengumpulkan Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) sejumlah majelis dan lembaga yang berdomisili di Yogyakarta, bertempat di Kampus I Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Minggu (12/3).

Pada kesempatan itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, meminta semua menjaga komitmen mengimplementasikan Islam yang mencerahkan.


Dijelaskan, pasca reformasi Indonesia mengalami liberalisasi luar biasa, para elite tidak mampu mengatasi proses itu, karena kurang visi dan arah bangsa.

"Muhammadiyah perlu membimbing arah bangsa ini dengan pencerahan," katanya, lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Masih menurut Haedar, Muhammadiyah akan terus memberi kekuatan pada gerakan Islam ini, untuk berkiprah dan berperan secara signifikan dalam dinamika kehidupan umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta.

Jika terlalu sibuk menanggapi situasi aktual tanpa berbuat dan memperkuat diri, Muhammadiyah akan kehabisan energi positif bagi kemajuan dirinya, hingga pada akhirnya tidak akan berperan memberikan solusi.

"Etos kemajuan menjadi jiwa dakwah dan tajdid Muhammadiyah," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya