Berita

Representative Images/Net

Dunia

Penjaga Pantai Italia Temukan Tiga Kapal Berisi Ribuan Migran dalam Bahaya

SABTU, 11 MARET 2023 | 13:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penjaga pantai Italia meluncurkan operasi penyelamatan, setelah mereka menemukan tiga kapal yang berisi ribuan migran berada dalam bahaya, di lepas pantai Mediterania pada Jumat (10/3).

"Lebih dari 1.000 orang dalam bahaya," kata penjaga pantai dalam sebuah pernyataan, yang menyoroti cuaca buruk yang akan terjadi di wilayahnya.

Menurut laporan dari Presiden Wilayah Calabria selatan, Roberto Occhiuto, sekitar 1.300 migran tercatat berada di atas kapal itu.


Dalam penyelamatan tersebut, para penjaga pantai telah mengirimkan lebih dari tiga kapal untuk menurunkan ribuan migran yang berada di kapal kayu berbahaya.

"Operasi penyelamatan sangat rumit karena banyaknya orang di atas kapal yang terapung-apung," kata penjaga pantai.

Berdasarkan laporan yang dimuat Reuters pada Sabtu (11/3), dalam beberapa bulan terakhir ini, migran ilegal terus berdatangan di Italia, dengan tepat dua minggu lalu 73 migran tewas tenggelam di lepas pantainya karena kelebihan muatan.

Menanggapi meningkatnya perjalanan migran ilegal itu, Perdana Menteri Giorgia Meloni berjanji untuk memberikan hukuman penjara yang lebih keras bagi penyelundup migran, dan akan menghentikan perjalanan itu sambil membuka saluran migrasi yang legal.

Sejauh ini lebih dari 3000 migran ilegal tercatat telah berusaha mencapai Italia sejak Rabu (8/3), angka yang tinggi dari pada yang terjadi pada tahun lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya