Berita

Ketum Nasdem Surya Paloh saat memberikan sambutan di Silatnas Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jalan Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (10/3)/Ist

Politik

Singgung MA dan MK, Surya Paloh: Banyak Keputusan Mengoyak Kehidupan Berbangsa Kita

JUMAT, 10 MARET 2023 | 19:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keprihatinan terhadap nilai berbangsa dan bernegara disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat memberikan sambutan di Silatnas Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jalan Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (10/3).

Surya Paloh mengatakan meskipun Indonesia memiliki Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) yang berperan sebagai payung hukum paling atas menjaga peradilan dari tingkat bawah ke tinggi. Namun, realitanya, Surya Paloh melihat banyak keputusan yang kurang berpihak.

"Banyak keputusan yang mengoyak kehidupan berbangsa dan bernegara kita," kata Surya Paloh.


Menurutnya, hukum di Indonesia hanya berlaku adil kepada orang yang memiliki kekuatan.

"Hukum seakan-akan milik mereka yang punya kekuatan lebih," imbuhnya.

Dia meminta agar Badan Advokasi Hukum Partai Nasdem menyelesaikan realitas yang akan dihadapi hukum di Indonesia tersebut.

"Saya ingin menitipkan pesan dan harapan saya kepada BAHU, itu adalah realitas kehidupan, suka atau tidak suka, nah berikhtiarlah menyelesaikan masalah itu," tutupnya.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya