Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli/Ist

Politik

Harus Profesional, Pejabat Negara Bukan Petugas Partai

KAMIS, 09 MARET 2023 | 10:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai pembantu presiden, menteri harus fokus mengurus negara. Tapi kenyataannya, sebagian diantaranya justru berloyalitas ganda, bahkan justru sibuk berpolitik.

Demikian penilaian anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli, mengamati fenomena yang ada. Menurutnya, pejabat tinggi dituntut adil dan mengayomi semua pihak, terlebih rakyat kecil.

"Berpolitiknya nanti saja, saat mau berkompetisi di Pemilu, memakai baju partai politik, bukan dengan status pejabat negara," kata Taufik, saat diwawancarai Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/3).


Pada Kabinet Indonesia Maju, kata dia, sejumlah menteri masih rangkap jabatan sebagai ketua umum partai politik. Ada juga yang menjabat sebagai ketua PSSI. Bahkan ada yang rangkap jabatan di posisi-posisi strategis.

Taufik yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta itu sebenarnya tidak mempermasalahkan rangkap. "Asal tetap profesional sebagai pejabat negara, bukan petugas partai," sindirnya.

Terkini, Sri Mulyani mengaku punya 30 jabatan lain selain sebagai menteri keuangan. Dia mengaku banyak diminta menduduki jabatan lain karena posisinya sebagai bendahara umum negara.

"Saya ini rangkap 30 jabatan, karena hampir semua meminta saya menduduki jabatan tertentu," ungkap Sri Mulyani, dalam salah satu tayangan di stasiun televisi swasta, beberapa waktu lalu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya