Berita

Relawan yang mengenakan alat pelindung diri membersihkan tumpahan minyak dari kapal tanker bahan bakar MT Princess Empress yang tenggelam, di pantai Pola, provinsi Oriental Mindoro pada Selasa, 7 Maret 2023/Net

Dunia

Minyak Tumpah Cemari Pantai Filipina, Puluhan Warga Jatuh Sakit

RABU, 08 MARET 2023 | 23:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Insiden tumpahnya minyak dari kapal tanker yang tenggelam di pantai Filipina dalam sepekan terakhir telah  mengakibatkan puluhan warga jatuh sakit.

Kapal Tanker MT Princess Empress yang membawa 800 ribu liter minyak bahan bakar industri tenggelam di lepas pulau tengah provinsi Oriental Mindoro, selatan Manila pada pekan lalu.

Gubernur Humerlito Dolor menyebut bahan bakar solar dan minyak kental dari kapal itu telah mencemari perairan dan pantai di provinsinya.


Akibat insiden tersebut, sedikitnya 43 orang yang tinggal di desa-desa yang terdampak menderita muntah-muntah, sakit kepala dan mual.

“Mereka tinggal di daerah tempat terjadinya tumpahan minyak,” kata petugas kesehatan Mindoro, Cielo Ante pada Rabu (8/3), seperti dimuat Al Arabiya.

Ante mengungkap tidak ada yang dirawat di rumah sakit dan pihak berwenang juga belum memastikan apakah gejala tersebut merupakan akibat langsung dari tumpahan minyak.

Jurubicara Penjaga Pantai Filipina Armando Balil mengatakan warga dan personel penjaga pantai telah membersihkan rumput laut yang dilapisi minyak dan puing-puing lainnya dari pantai yang terkena dampak. Mereka juga harus mengenakan pakaian pelindung dan sarung tangan karet selama proses tersebut.

Sekretaris Lingkungan Hidup Maria Antonia Loyzaga memperkirakan 591 hektar terumbu karang, 1.626 hektar hutan bakau dan 362 hektar rumput laut dapat terkena dampak jika tumpahan minyak tidak segera ditangani.

Ribuan nelayan juga telah dihimbau untuk tidak ke pantai dan berenang sampai mereka dapat menangkap ikan dengan aman.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya