Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

PDIP Didesak segera Deklarasikan Puan

SELASA, 07 MARET 2023 | 11:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai politik mulai menggeliat mempersiapkan calon terbaiknya untuk mengarungi pesta demokrasi lima tahunan. PDIP diharapkan cerdik dan jitu menghadapi itu, dengan segera mendeklarasikan Puan Maharani.

Namun, jika keputusan strategis tidak diambil tepat waktu, partai berlambang banteng moncong putih itu diprediksi bakal kacau.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, sebaiknya segera dideklarasikan sebagai Capres, berbekal basis akar rumput yang loyal untuk memenangi Pilpres 2024 mendatang.


“Dengan soliditas kader di bawah, seharusnya PDIP percaya diri mengusung Puan. Dan itu menarik, karena Puan kandidat tunggal perempuan saat ini. Kelompok pemilih perempuan juga dominan,” kata Dedi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/3).

Menurut Dedi, kekuatan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu bisa kehilangan fokus dan popularitas, jika tidak mampu dan sigap memilih sosok yang tepat mengemban amanah besar pemimpin negeri.

Belum adanya keputusan resmi dari partai terkait Capres yang diusung membuat banyak kader khawatir.

“Lebih baik segera deklarasikan Puan, sekaligus menunjukkan bahwa PDIP tidak dapat didikte kelompok manapun,” tegas Dedi.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya