Berita

Kendaraan truk yang terlibat kecelakaan di Pakistan/Net

Dunia

Pengebom Bunuh Diri Tabrakkan Diri ke Truk, 10 Polisi Pakistan Tewas

SELASA, 07 MARET 2023 | 03:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pakistan lagi-lagi bergejolak. Seorang pengebom bunuh diri yang membawa sepeda motor, menabrakkan dirinya di sebuah truk polisi pada Senin (6/3).

Sedikitnya 10 orang polisi meninggal dunia, dan 12 petugas lainnya mengalami luka-luka dalam serangan kepada anggota keamanan yang paling mematikan dalam serangan selama beberapa bulan terakhir ini.

Menurut laporan dari kepala kepolisian setempat, Mahmood Notenzai, ledakan besar itu mampu menjungkirbalikan truk polisi yang sedang berpatroli, yang menyebabkan korban luka terus bertambah.


"Para petugas sedang melakukan patroli rutin ketika serangan itu terjadi, awalnya menewaskan sembilan orang. (Tapi) salah satu polisi mengalami kritis dan kemudian meninggal," kata Notenzal.

Petugas keamanan Pakistan segera mengevakuasi para korban, dengan mengerahkan helikopter militernya ke lokasi kejadian di distrik Sibi, provinsi Baluchistan yang tengah mengadakan acara festival budaya tahunannya.

Berdasarkan laporan yang dimuat ABC News, sejauh ini belum ada kelompok teroris yang mengaku bertanggung jawab atas pengeboman mematikan itu, namun separatis Baluch dan militan lokal dicurigai berada dibalik serangan tersebut.

Menanggapi pengeboman itu, Perdana Menteri Shahbaz Sharif mengutuk serangan itu dengan bersumpah bahwa ia akan mengalahkan kelompok teror di negaranya.

"Serangan itu adalah bagian dari rencana musuh jahat untuk menggoyahkan Pakistan dan (saya) bersumpah untuk mengalahkan terorisme," ujarnya.

Baluchistan telah lama berjuang dengan pemberontakannya yang dilakukan oleh Tentara Pembebasan Baluchistan dan atau kelompok separatis kecil lainnya yang menuntut kemerdekaan dari pemerintah pusat di Islamabad, dengan menargetkan banyak pasukan keamanan dalam aksinya itu.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya