PM Baru Kuwait, Sheikh Ahmad Nawaf al-Sabah/Net
Di tengah ketegangan politik antara pemerintah monarki dan parlemen Kuwait, Putra Mahkota Sheikh Meshal al-Ahmad al-Sabah membuat kebijakan yang cukup menggegerkan.
Pasalnya, ia memutuskan untuk kembali menunjuk Sheikh Ahmad Nawaf al-Sabah sebagai perdana menteri dan memintanya untuk mencalonkan kabinet.
Menurut kantor berita resmi KUNA pada Minggu (5/3), keputusan itu diambil sebulan setelah pemerintah mengakhiri gesekan dengan parlemen Kuwait.
Putra Mahkota memutuskan untuk menunjuk Sheikh Ahmad sebagai PM, membubarkan parlemen dan mengadakan pemilihan awal, di mana anggota oposisi memperoleh keuntungan.
Ketegangan muncul kembali ketika anggota parlemen menekan pemerintah atas keringanan utang, di mana negara akan membeli pinjaman pribadi warga negara Kuwait.
Kebuntuan berkepanjangan antara pemerintah dan parlemen terpilih telah menghambat upaya produsen minyak Arab Teluk yang kaya itu untuk mendorong reformasi fiskal, termasuk undang-undang utang yang memungkinkan Kuwait memasuki pasar internasional.
Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna
Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16
KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat
Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00
UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya
Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48
Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap
Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32
Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu
Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16
Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya
Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56
Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat
Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37
Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar
Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12
Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN
Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03
Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap
Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48
Selengkapnya