Berita

Potret pabrik oksigen Bangladesh yang mengalami kerusakan parah, setelah meledak pada Sabtu, 4 Maret 2023/AP

Dunia

Pabrik Oksigen Meledak di Bangladesh, Enam Orang Meninggal

MINGGU, 05 MARET 2023 | 19:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah pabrik oksigen meledak di Sitakunda, Bangladesh pada Sabtu (4/3). Sedikitnya enam orang tewas dan 30 lainnya luka-luka dalam insiden ini.

Kepala kepolisian setempat, Tofazzel Ahmed telah mengonfirmasi laporan tersebut. Ia mengatakan jumlah korban bisa bertambah, karena banyak pekerja yang sempat terjebak.

Menurut Ahmed, ledakan besar itu telah menyebabkan benda-benda logam menghantam para pekerja.


"Di antara enam korban tewas, seorang pria tewas setelah dihantam benda logam yang menimpanya di Kadamrasul Bazar, sekitar satu kilometer dari tempat kejadian," katanya yang dimuat The Peninsula pada Minggu (5/3).

Belum jelas apa yang menjadi penyebab dari ledakan yang terdengar hingga radius 2 kilometer ini. Akan tetapi kecelakaan itu telah menyebabkan kerusakan yang parah di sekitar pabrik Sheema Automatic Re-Rolling Mills Limited.

Saat ini, puluhan korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat, dengan pemerintah setempat telah memerintahkan penyelidikan atas ledakan itu.

Ledakan industri dan kebakaran biasa terjadi di Bangladesh, di mana penegakan keselamatan oleh otoritas pabrik dinilai sangat buruk.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya