Berita

Ketum Nasdem Surya Paloh mengunjungi Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Babakan Madang, Sentul, Jawa Barat/RMOL

Politik

Bertemu 2,5 Jam, Prabowo dan Surya Paloh Sepakat Usung Capres Masing-masing

MINGGU, 05 MARET 2023 | 15:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh sepakat dengan keputusan masing-masing dalam hal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Hal itu disampaikan langsung oleh Prabowo usai bertemu dengan Surya Paloh dan jajaran Partai Nasdem selama 2,5 jam di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu siang (5/3).

Prabowo mengatakan, pertemuan dengan Surya Paloh tersebut berbicara secara luas dan cukup mendalam, serta membahas semua masalah.


"Dan kita ambil pada kesimpulannya adalah kita bersahabat, kita bekerja sama, dalam arti punya nilai-nilai yang sama, bertekad untuk menjaga suasana yang damai, yang sejuk dan rukun," ujar Prabowo saat konferensi bersama Surya Paloh usai pertemuan.

Soal koalisi maupun capres dan cawapres, Prabowo menyatakan bahwa dirinya dengan Surya Paloh sudah sepakat untuk menghormati keputusan politik masing-masing.

"Kita akan menghormati apapun keputusan politik Pak Surya dengan Nasdem, sebagai sahabat kita hormati, apapun keputusan politik. Mereka pun akan hormati keputusan politik kami. Jadi koalisi itu bagian dari keputusan politik, jalan yang dipilih oleh masing-masing. Jadi saya kira itu jawaban saya," pungkas Prabowo.

Dalam pertemuan itu, Prabowo Subianto didampingi oleh Sufmi Dasco, Maher Algadri, Sugiono, Budi Djiwandono, Prasetyohadi, Fuad Bawazier, Simon Mantiri, dan Sudaryono.

Sedangkan dari Partai Nasdem yang mendampingi Surya Paloh adalah, Sugeng Suparwoto, Willy Aditya, Hermawi Taslim, dan Peter F. Gontha.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya