Berita

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily/RMOLJabar

Politik

Kekompakan Jadi Kunci Golkar Kota Bekasi Raih Target 12 Kursi pada 2024

MINGGU, 05 MARET 2023 | 05:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD Partai Golkar Jawa Barat terus menggenjot Pendidikan Politik (Dikpol) bagi seluruh fungsionaris di berbagai daerah. Kali ini giliran fungsionaris Partai Golkar Kota Bekasi yang mendapat gemblengan.

Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, meminta kader dan fungsionaris Partai Golkar Kota Bekasi untuk menjaga kekompakan dalam menghadapi Pemilu 2024. Apalagi, target kursi yang harus diraih Partai Golkar Kota Bekasi sebanyak 12 kursi DPRD.

"Kalau kita kompak dan solid pasti kemenangan akan dengan mudah bisa didapat. Kita harus bisa menjaga dinamika politik internal di kota Bekasi agar senantiasa kondusif," kata Ace Hasan, dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (4/3).


Di hadapan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Ade Puspitasari, Kang Ace juga meminta agar tidak mudah dimanfaatkan oleh orang luar yang ingin memecah belah partai. Sebab orang luar itu diyakini tidak ingin Golkar menang di Kota Bekasi.

Oleh karena itu, Dikpol harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar Golkar mampu menghadapi berbagai tantangan. Semua konsolidasi partai harus terus berjalan hingga ke akar rumput.

"Golkar adalah partai terbuka. Bukan partai untuk golongan tertentu. Golkar adalah partai inklusif. Partai yang tidak bergantung kepada figur, sebab itu semua kader bisa bekerja dengan setara," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya