Berita

Raja Charles III/Net

Dunia

Prancis Dipilih Charles III sebagai Negara Pertama yang Ia Kunjungi sebagai Raja Inggris

SABTU, 04 MARET 2023 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Prancis dan Jerman akan menjadi dua negara pertama yang akan dikunjungi Raja Charles III dalam perannya sebagai raja Inggris.

Istana Buckingham mengumumkan pada Jumat (3/3), bahwa kunjungan tersebut akan berlangsung dari 26 hingga 31 Maret, menjelang penobatan raja pada 6 Mei mendatang.

Dipilihnya dua negara Eropa itu  dilihat sebagai upaya untuk membangun jembatan pasca- Brexit dan pengakuan atas kasih sayang yang dimiliki mendiang Ratu Elizabeth II terhadap Prancis.


Hubungan antara Paris dan London diwarnai dengan retorika keras dari kedua belah pihak. Seperti yang diingat oleh para ahli politik, ada perselisihan serius antara Prancis dan Inggris mengenai masalah-masalah seperti hubungan pasca-Brexit, perselisihan tentang hak penangkapan ikan dan status Irlandia Utara.

"Tur itu akan merayakan hubungan Inggris dengan Prancis dan Jerman , menandai sejarah, budaya, dan nilai bersama kita," kata istana, seperti dikutip dari AFP.

Menurut rencana, Charles dan istrinya Camilla akan berada di Prancis dari 26 Maret hingga 29 Maret, dan akan bergabung dengan Presiden Emmanuel Macron untuk menghadiri upacara peringatan dan peletakan karangan bunga di Arc de Triomphe di Paris.

Raja juga akan berpidato di Senat Prancis, sementara Camilla dan ibu negara Prancis Brigitte Macron akan secara resmi membuka pameran Manet dan Degas baru di Musee d'Orsay.

Pasangan kerajaan itu kemudian akan menjadi tamu kehormatan di jamuan kenegaraan yang diselenggarakan oleh Macron di Istana Versailles dan juga akan berkunjung ke Bordeaux di Prancis barat daya.

"Selama di sana, Charles akan menyaksikan langsung kehancuran yang disebabkan oleh kebakaran hutan musim panas lalu di pinggiran Bordeaux dan mengunjungi kebun anggur organik," kata pihak istana.

Usai menyelesaikan kunjungan di Prancis, Charles akan menuju ke Berlin, Jerman, pada 29 Maret.

"Fakta bahwa Raja Charles memilih Jerman dan Prancis sebagai tujuan pertamanya sebelum penobatannya juga merupakan isyarat penting Eropa," kata Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dalam pesan video.

Menurut rencana Steinmeier akan menyambut kedatangan pasangan kerajaan dengan sambutan seremonial di Gerbang Brandenburg dan kemudian menjamu mereka sebagai tamu kehormatan di jamuan kenegaraan.

Raja juga akan berpidato di parlemen federal Jerman, Bundestag, yang pertama untuk raja Inggris, dan juga akan bertemu dengan para pengungsi yang baru saja tiba dari Ukraina.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya