Berita

Hasil survei LSI /Repro

Hukum

Lembaga Pemberantasan Korupsi, Survei LSI: KPK Sangat Dipercaya Publik

KAMIS, 02 MARET 2023 | 10:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jadi lembaga penegak hukum sangat dipercaya untuk pemberantasan korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan apresiasi kepada publik, atas dukungan dan kepercayaan yang terus meningkat.

Apresiasi itu disampaikan juru bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, menanggapi hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode Februari 2023.

"Survei itu menempatkan KPK dengan perolehan skor "sangat dipercaya" publik, paling tinggi di antara lembaga penegak hukum lainnya," tutur Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/3).


Selain itu, sambung Ali, pengukuran juga menunjukkan tren peningkatan kepercayaan publik kepada KPK yang konsisten naik dalam tiga survei terakhir, serta raihan skor tertinggi pada lima periode pengukuran terakhir, atau sejak Mei 2022.

"Dengan capaian 71 persen, KPK juga menjadi lembaga paling dipercaya publik dalam pemberantasan korupsi. Skor ini juga mengalami tren positif yang terus meningkat dalam tiga survei terakhir," katanya.

Karena, kata Ali, KPK menempatkan publik sebagai elemen penting dalam pelaksanaan tugas pemberantasan korupsi, baik melalui strategi pendidikan, pencegahan, maupun penindakan.

"Dalam setiap strategi itu KPK selalu melibatkan publik turut berkontribusi dan berkolaborasi. Sehingga seluruh elemen masyarakat punya awareness dan upaya bersama melalui peran dan fungsi masing-masing, demi menurunkan tingkat korupsi," pungkas Ali.

Hasil survei LSI itu telah dirilis pada Rabu (1/3). Pada kategori Lembaga penegak hukum dalam pemberantasan korupsi, KPK memperoleh skor tertinggi dibanding kejaksaan, pengadilan dan kepolisian.

KPK memperoleh skor 71 persen. Di bawahnya ada kejaksaan dengan skor 69, pengadilan dengan skor 63, dan kepolisian skor 62.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya