Berita

Presiden Joko Widodo di titik nol IKN/Net

Politik

Keberlanjutan Pembangunan IKN Tergantung Hasil Pilpres 2024

KAMIS, 02 MARET 2023 | 04:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dikhawatirkan mangkrak setelah pemerintahan Presiden Joko Widodo. Pasalnya, pembangunan infrastruktur IKN cukup mencekik APBN ratusan triliun.

Anggota MPR RI Fraksi Golkar Muhammad Fauzi menuturkan pembangunan IKN akan tergantung dari siapa presiden yang akan terpilih di 2024 mendatang.

“Jadi kalau bagi saya kalau bicara bisa atau tidak (bangun IKN), bisa iya bisa tidak. Karena, kemungkinan-kemungkinan itu ya memang ada dan kemungkinan itu juga bisa tidak ada. Tergantung bagaimana proses pileg ini dan proses pilpres ini bisa kita lakukan,” kata Fauzi di acara diskusi Empat Pilar, bertemakan 'Keberlangsungan Pembangunan IKN Tanpa Haluan Negara' di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (1/3).


Menurutnya, perlu adanya kerjasama dan gotong royong antara pemerintah dan masyarakat untuk menyelesaikan IKN.

“Negara kita besar dan negara kepulauan, kita perlu bergandengan tangan kita perlu kerja bersama, berjamaah, pada saat itu kita bisa ciptakan, saya pikir tak ada sesuatu yang tidak mungkin yang kita bisa selesaikan,” katanya.

Agar megaproyek pemerintah Jokowi ini berlanjut dengan baik, Fauzi menyarankan pemerintah untuk perbanyak silaturahmi kepada pihak-pihak yang akan maju dalam kontestasi Pilpres 2024.

“Perbanyak silaturahmi tokoh-tokoh politik, tokoh-tokoh partai untuk meminimalisir perbedaan-perbedaan itu. Oke dalam Pileg kita berbeda, dalam pilpres kita berbeda tetapi setelah itu kita harus bersama-sama lagi, karena enggak bisa membangun sebuah negara hanya mengandalkan sekelompok orang” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya