Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jepang Catat Rekor Angka Kelahiran Terendah

RABU, 01 MARET 2023 | 22:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Untuk pertama kalinya, tingkat kelahiran Jepang turun di bawah angka 800 ribu pada 2022, sejak pencatatan itu dimulai oleh pemerintah pada lebih dari satu abad lalu.

Berdasarkan laporan yang dimuat The Week pada Rabu (3/1), jumlah bayi yang lahir di Jepang tercatat hanya sekitar 799.728 kelahiran pada 2022, sesuai dengan angka yang pernah diperkirakan pemerintah pada 2017 lalu.

Menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, menurunnya angka kelahiran itu disebabkan oleh perubahan gaya hidup dari pandemi Covid-19, yang menyebabkan masyarakatnya terlambat menikah atau tidak menikah sama sekali.


"Banyak faktor kompleks yang terlibat, termasuk ketidakstabilan keuangan di kalangan anak muda dan pertemuan sosial yang kurang," kata seorang pejabat Kementerian Kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, seorang peneliti senior di Japan Research Institute, Takumi Fujinami mengatakan, penurunan angka kelahiran kemungkinan besar juga terjadi akibat penurunan jumlah pernikahan yang juga menurun di 2020, saat pandemi Covid-19 muncul.

Selain itu, menurut Fujinami, kesenjangan gender juga diperkirakan menjadi salah satu pemicu dari banyaknya wanita di Jepang yang enggan untuk memiliki anak.

"Wanita khususnya kurang bersedia memiliki anak, seiring dengan lingkungan ekonomi dan pekerjaan, masalah kesenjangan gender, yang membebani perempuan di bidangnya seperti mengasuh anak, yang harus segera diperbaiki," kata Fujinami.

Penurunan ini terus terjadi, meskipun pemerintah telah mengeluarkan berbagai macam upaya untuk meningkatkan angka kelahiran di negaranya, seperti dengan menawarkan berbagai macam insentif untuk keluarga yang memiliki anak.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya