Berita

Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Achmad Jaka Santos Adiwijaya (kiri) di diskusi Empat Pilar di Komplek Parlemen, rabu (1/3)/RMOL

Politik

Sekretaris Otorita IKN Klaim Sudah Bangun 22 Hunian Pekerja Konstruksi

RABU, 01 MARET 2023 | 18:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) diklaim Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara Achmad Jaka Santos Adiwijaya telah berjalan.

Klaim itu disampaikan Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Achmad Jaka Santos Adiwijaya di diskusi Empat Pilar, bertemakan Keberlangsungan Pembangunan IKN Tanpa Haluan Negara, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (1/3).

"Yang pasti yang sudah jadi itu ada 22 hunian pekerja konstruksi yang sanggup memuat 16.000 pekerja," kata Achmad.


Achmad mengatakan 22 bangunan tersebut sengaja dibangun karena ingin menghargai para kontraktor yang membangun IKN. Meskipun, bangunan inti IKN belum dilakukan.

"Kita menghargai para pekerja konstruksi dan membangun ibukota itu lebih dari 20 tahun, tidak mungkin kita biarkan mereka tinggal di bedeng-bedeng tenda biru yang selama ini sering kita lihat dalam suatu proyek-proyek," katanya.

Dia menambahkan, dengan dibangun rumah pekerja konstruksi, maka tidak ada rumah-rumah liar yang ditinggali oleh para pekerja konstruksi.

"Mereka tinggal di hunian pekerja konstruksi yang dibangun oleh BUMN dan itu mereka dimanusiakanlah, walaupun mereka seperti asrama nanti buat lebih tertib dengan rules dan regulation yang baik," katanya.

"Itu salah satu perubahan mendasar, artinya tadi kita membangun ibukota ini memang kita ingin berubah," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya