Berita

Rafael Alun Trisambodo menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa oleh KPK/RMOL

Hukum

8,5 Jam Diperiksa KPK, Rafael Alun Trisambodo Memohon Maaf ke Keluarga David dan GP Ansor

RABU, 01 MARET 2023 | 18:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun selama 8,5 jam diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo tidak membahas sama sekali soal harta kekayaannya. Rafael hanya menyampaikan permohonan maaf untuk keluarga Crystalino David Ozora hingga keluarga besar GP Ansor, Rabu (1/3).

Hal itu disampaikan langsung oleh Rafael saat hendak meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada pukul 17.36 WIB.

Rafael mengatakan, dirinya telah memenuhi kewajiban memberikan klarifikasi atas undangan yang diberikan oleh KPK kepadanya.


"Saya saat ini, tetap mendoakan untuk ananda David, supaya ananda David agar segera sembuh, pulih kembali seperti sedia kala," ujar Rafael kepada wartawan, Rabu sore (1/3).

Selain itu, Rafael kembali menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan yang telah dilakukan anaknya, Mario Dandy Satrio yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan dan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.

"Dan saya juga sekali lagi menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga bapak Jonathan, kepada keluarga besar PBNU, dan keluarga besar GP Ansor, Banser. Mungkin sementara itu yang bisa saya sampaikan. Terimakasih semuanya," kata Rafael.

Saat ditanya soal asal usul harta kekayaannya, termasuk soal kendaraan mewah yang digunakan oleh Mario seperti mobil Rubicon dan motor Harley Davidson, Rafael enggan menjawabnya.

"Bisa ditanyakan ke KPK," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya