Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Ist

Politik

PAN Dukung Ganjar, Saiful Anam: Jokowi Ingin Dongkel Puan dari Pencapresan PDIP

RABU, 01 MARET 2023 | 13:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap Ganjar Pranowo dan Erick Thohir adalah bentuk politik tingkat tinggi yang dilakukan Presiden Joko Widodo. Yaitu mencoba mendongkel Puan Maharani sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, sangat tepat apabila ada anggapan bahwa yang dilakukan oleh PAN merupakan upaya pembajakan politik terhadap PDIP.

Memaksa PDIP segera menetapkan Ganjar sebagai capres, sebelum Gubernur Jawa Tengah itu diusung partai politik (parpol) lain.


"Publik melihat ini adalah bentuk politik tingkat tinggi yang sedang coba dimainkan untuk mendongkel Puan Maharani sebagai capres PDIP, dan segera digantikan dengan Ganjar Pranowo yang dikehendaki dan didukung oleh Jokowi," papar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/3).

Selain itu, akademisi Universitas Sahid Jakarta ini melihat ada keinginan Jokowi untuk melangkahi atau memaksa Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum (Ketum) PDIP untuk menentukan pilihannya kepada Ganjar.

"Hal tersebut tidak baik bagi perkembangan partai yang coba dipaksa dari luar atau internal parpol. Kalau ternyata demikian, maka tentu yang menjadi pertanyaan besar siapa sesungguhnya Ketua Umum PDIP, Megawati atau Jokowi?" tuturnya.

"Kalau pada kenyataannya Megawati mengikuti keinginan Jokowi, maka jelas yang memegang kendali partai adalah Jokowi," pungkas Saiful.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya