Berita

Polisi di lokasi penusukan di stasiun kereta api Auburn, Australia/Net

Dunia

Polisi Tembak Mati Pelaku Penikaman di Stasiun Kereta Api Auburn

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 09:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pria ditembak mati polisi wilayah Sydney Australia setelah melakukan serangan pisau terhadap petugas kebersihan di stasiun kereta api Auburn pada Selasa dini hari (28/2) waktu setempat.

Asisten Komisaris Stuart Smith mengatakan tersangka pria berusia 32 tahun itu ditembak dua kali di dada oleh seorang petugas di kantor polisi Auburn, dan dinyatakan meninggal di rumah sakit pada pukul 01.32 malam.

Sebelum melancarkan aksinya, pelaku memasuki pintu putar Stasiun Kereta Api Auburn tepat setelah tengah malam, di mana petugas kebersihan baru saja tiba untuk melakukan tugasnya. Petugas kebersihan berusia 28 tahun itu adalah orang pertama yang tiba di sana, kata polisi.


Secara tiba-tiba, pelaku menyerang dengan menikam lengan kiri korban. Kemudian berlanjut dengan serangan berikutnya.

"Polisi datang dan diadang oleh seorang pria bersenjatakan pisau di barat Sydney semalam, dan hanya memiliki beberapa detik untuk bereaksi ketika dia melancarkan serangan terhadap mereka," kata Smith, seperti dikutip dari 9News.

"Korban penikaman telah dibawa ke rumah sakit di mana dia dalam kondisi stabil. Dia telah berbicara dengan polisi," kata Smith.

Sementara identitasnya belum secara resmi diidentifikasi, polisi mengatakan dia tiba di Australia dari India dengan visa pelajar pada tahun 2019 dan tinggal di Auburn.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya