Berita

Tim KBRI Ankara saat mengirimkan bantuan logistiknya kepada WNI yang terdampak gempa susulan di Turki/Press Release

Global

Terdampak Gempa Susulan, KBRI Ankara Kembali Kirim Bantuan Logistik untuk WNI

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 07:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tim KBRI Ankara dan Kementerian Luar Negeri RI mendistribusikan lagi bantuan logistik kepada WNI di Turki, setelah gempa susulan kembali mengguncang negara itu pada pekan lalu.

Bantuan tersebut diberikan kepada WNI yang terdampak di Provinsi Osmaniye, Nurdagi, Belen, Harsus, Antakya, Herbia hingga Iskanderun, yang kembali diguncang gempa baru berkekuatan 6,4 magnitudo pada pekan lalu.

Menurut rilis yang diterima redaksi, para WNI di daerah tersebut meminta dukungan logistik kepada pemerintah Indonesia, yang terdiri dari genset, selimut, tenda, obat, jaket, alat pemanas dan bahan makanan.


“Pasca gempa besar terakhir, ada permintaan dari WNI di daerah terdampak. Pada umumnya mereka memilih tetap di kota-kota tersebut karena memiliki keluarga berkebangsaan Turki yang harus mereka (jaga),” ujar diplomat senior Kementerian Luar Negeri, Fajar Nuradi.

Menurut laporannya, WNI di seluruh daerah terdampak  dipastikan aman. Namun mereka membutuhkan dukungan logistik, yang kini telah dengan sigap dikirimkan oleh pemerintah Indonesia.

Sejauh ini, beberapa WNI dilaporkan berada di daerah yang terpencil, untuk menghindari reruntuhan bangunan di wilayah perkotaan. Sementara, sisanya masih berada di pinggiran kota.

Sejak hari pertama gempa, menurut catatan dari KBRI Ankara, mereka telah mengevakuasi 128 orang, dengan 10 WNI menderita luka-luka, dan 4 orang lainnya dipastikan meninggal dunia.

Selain itu, sekitar 85 WNI yang terdampak juga telah berhasil dipulangkan ke Indonesia dengan ikut bersama pesawat yang mengangkut bantuan kemanusiaan pada 22 Februari lalu.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya