Berita

Ana Baneira Suarez, perempuan berkebangsaan Spanyol yang ditahan di Iran/Middle East Monitor/Net

Dunia

Iran Bebaskan Wanita Spanyol yang Ditahan di Negaranya

SENIN, 27 FEBRUARI 2023 | 16:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang wanita berkebangsaan Spanyol telah dibebaskan dari penjara Iran. Pemerintah Spanyol pada Minggu (27/2), telah mengkonfirmasi pembebasan wanita bernama Ana Baneira Suarez yang pernah mengikuti protes anti-pemerintah yang meluas di Iran pada September lalu.

Suarez ditangkap oleh otoritas Iran atas tuduhan spionase, dan menjalani penahanan selama tiga bulan.

"Dia dibebaskan (Sabtu) kemarin, tapi kami tidak ingin mengumumkannya secara terbuka sebelum pesawat Suarez  lepas landas dari Iran," kata Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares, yang dimuat Telegraph India.


Menurut Menlu Albares, saat ini mantan tahanan Iran itu sedang dalam perjalanan pulang dari Teheran ke barat laut Spanyol, tempat tinggalnya, dan dipastikan dalam kondisi yang baik.

Santiago Sanchez Cogedor, warga negara Spanyol yang lain, saat ini masih dalam tahanan Iran. Albares dalam pernyataannya menyayangkan hal itu dan berharap agar Santiago bisa segera dibebaskan oleh otoritas Iran.

"Hari ini adalah hari yang bahagia, tetapi kebahagiaan kami akan lengkap ketika Santiago juga dibebaskan," tambah Albares.

Pihak Iran sendiri belum menanggapi permintaan komentar atas pembebasan warga asing yang dikembalikan ke negara asalnya.

Iran sebelumnya menyalahkan musuh asing atas demonstrasi yang meletus di negaranya, setelah wanita Kurdi bernama Mahsa Amini tewas. Negara itu pun banyak menangkap masyarakat asing yang diduga menjadi mata-mata yang terkait dengan aksi protes tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya