Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Halangi Pengaruh China dan Rusia, Presiden Prancis Segera Kunjungi Empat Negara Afrika

SENIN, 27 FEBRUARI 2023 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah negara di Afrika Tengah akan dikunjungi oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron mulai pekan depan. Menurut rencana, ada empat negara yang akan dikunjunginya.

Mengutip seorang pejabat kepresidenan Prancis, AFP melaporkan Minggu (26/2), negara pertama yang akan dikunjungi Macron adalah Gabon, di mana ia akan menghadiri pertemuan lingkungan bertajuk KTT Satu Hutan pada 1 Maret mendatang.

Dia kemudian akan menuju ke Angola sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan hubungan Prancis dengan bagian lusophone di Afrika.


Setelah Republik Kongo, dia akan mengakhiri perjalanannya di negara tetangga Republik Demokratik Kongo pada 3-4 Maret.

Macron menegaskan Afrika adalah prioritas dari mandat keduanya di pucuk pimpinan Prancis dan pada Juli tahun lalu melakukan perjalanan ke Kamerun, Benin, dan Guinea-Bissau.

Kunjungan pemimpin Prancis datang di tengah meningkatnya kekhawatiran Paris atas meningkatnya peran Rusia di negara-negara Afrika yang berbahasa Prancis, di samping pengaruh lain yang sudah berlangsung lama dari China.

Prancis dan sekutu Baratnya menuduh kelompok tentara bayaran Wagner Rusia aktif di Mali, memaksa Prancis menarik pasukan dalam misi anti-jihadis, dan Republik Afrika Tengah.

Paris juga menuduh Moskow menyebarkan disinformasi untuk merusak kepentingan Prancis di bekas jajahannya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya