Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Setop Pasokan Minyak Pipa Druzhba, Polandia Santai

MINGGU, 26 FEBRUARI 2023 | 08:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia dilaporkan telah berhenti memasok minyak ke Polandia melalui pipa Druzhba, yang sebelumnya dibebaskan dari beberapa sanksi Uni Eropa terhadap Moskow.  

Kabar ini disampaikan oleh Kepala eksekutif perusahaan minyak terbesar Polandia PKN Orlen, Daniel Obaitek, di Twitter pada Sabtu (25/2).

Dia mencatat bahwa meskipun demikian, perusahaan akan terus memastikan pasokan yang tidak terputus, karena sepenuhnya siap untuk menghentikan impor minyak melalui pipa Druzhba Rusia.


"Hanya 10 persen minyak yang berasal dari Rusia, dan kami akan menggantinya dengan minyak dari sumber lain. Ini adalah efek diversifikasi yang kami kerjakan dalam beberapa tahun terakhir," kata Obaitek, seperti dikutip UAWire.

Sekretaris Negara Polandia untuk Infrastruktur Energi Strategis Mateusz Berger meyakinkan bahwa populasi Polandia tidak akan merasakan perubahan apapun. Menurutnya, PKN Orlen siap menghentikan pengiriman dari Rusia selama berbulan-bulan.

PKN Orlen mengimpor minyak Rusia berdasarkan kontrak dengan perusahaan minyak dan gas Rusia Tatneft, yang berlaku hingga Desember 2024.

Pada November 2022, Polandia sedang bernegosiasi dengan Jerman tentang penerapan sanksi Uni Eropa terhadap bagian Polandia-Jerman dari pipa minyak Druzhba.

Kemudian, Warsawa dapat menarik diri dari perjanjian dengan Rusia tanpa membayar denda. Sudah pada bulan Desember, Polandia mengatakan siap untuk sepenuhnya menghentikan impor minyak dari Rusia.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya