Berita

Presiden China Xi Jinping dan istri, Peng Liyuan, mengadakan pertemuan ramah dengan Raja Kamboja Norodom Sihamoni dan Ibu Suri Norodom Monineath Sihanouk di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing, ibu kota Tiongkok, 24 Februari 2023/Net

Dunia

Dapat Kunjungan dari Raja Norodom Sihamoni, Xi Jinping Janji Beri Dukungan Kuat untuk Kamboja

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 14:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China mendapat kunjungan kehormatan dari Raja Kamboja Norodom Sihamoni dan Ibu Suri Norodom Monineath Sihanouk.

Keduanya mengadakan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping dan istri, Peng Liyuan, di Diaoyutai State Guesthouse di Beijing pada Jumat (24/2) waktu setempat.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Xi menyebut Raja dan Ibu Suri Kamboja sebagai saksi reformasi dan pembangunan China, dengan mengatakan bahwa keduanya selalu peduli dengan pembangunan China dan berteman baik dengan rakyatnya.


Ia juga menunjukkan bahwa dalam 65 tahun sejak terjalinnya hubungan diplomatik, persahabatan antara China dan Kamboja terus berkembang.

"Ini karena persahabatan mendalam yang ditempa dan dipelihara oleh generasi pemimpin China yang lebih tua dan mantan Raja Norodom Sihanouk," kata Xi, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (25/2).

Menyambut persahabatan berlapis besi antara kedua negara, Xi menyerukan untuk meneruskan persahabatan dari generasi ke generasi dan menulis babak baru dalam membangun komunitas Tiongkok-Kamboja dalam membangun masa depan bersama.

"China siap bekerja dengan pihak Kamboja untuk mengembangkan kerangka kerja sama berlian dengan enam bidang prioritas," kata Xi, seraya menambahkan China mendukung Kamboja dalam membangun Koridor Industri dan Teknologi, serta Koridor Ikan dan Beras.

Pada gilirannya Raja Kamboja Sihamoni dan Ibu Suri Monineath mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas bantuan dan dukungan tanpa pamrih jangka panjang Tiongkok kepada Kamboja.

Pasangan itu mengatakan pihak Kamboja menghargai Belt and Road Initiative yang diusulkan oleh Presiden Xi dan konsep membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.

"Kamboja bersedia bekerja sama dengan China untuk memperingati 65 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara Kamboja dan China sebagai kesempatan untuk memperdalam pertukaran persahabatan dan kerja sama di berbagai bidang dan mewariskan persahabatan tradisional dari generasi ke generasi," kata mereka.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya