Berita

Direktur Eksekutif Sabang-Merauke Circle, Dr. Syahganda Nainggolan/Net

Politik

Syahganda: Yang Bicara Politik Hukum Keadilan, Pemimpin Muhammadiyah

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 14:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Karakteristik pemimpin ke depan, khususnya yang akan lahir dari pesta demokrasi tahun 2024, disoroti pula oleh masyarakat yang hidup dalam lingkungan perserikatan Muhammadiyah.

Aktivis senior yang juga Direktur Eksekutif Sabang-Merauke Circle, Dr. Syahganda Nainggolan, menyampaikan satu karakteristik yang dimiliki Muhammadiyah dalam menentukan pemimpin di Pemilu Serentak 2024 mendatang.

Syahganda berbicara sebagai narasumber dalam dialog politik bertajuk, “Pasang Surut Relasi Muhammadiyah dengan Kekuasaan” yang digelar virtual, pada Sabtu pagi (25/2).


Ia menjelaskan, dirinya yang besar dari lembaga pendidikan tingkat dasar Muhammadiyah pernah diajari gurunya. Yaitu, tentang prinsip kepemimpinan Muhammadiyah.

“Setiap pemimpin yang berbicara tentang politik hukum keadilan dan sejahtera itu pemimpin yang sama dengan pemimpin Muhammadiyah,” ujar Syahganda.

Dalam praktik politik di Indonesia, Syahganda melihat tokoh-tokoh Muhammadiyah memiliki integritas dalam merealisasikan perjuangan perserikatan yang berkeadilan dan mensejahterakan.

“Muhammadiyah sulit diintervensi kekuasaan, bebas disogok kekuasaan. Ini adalah evaluasi. Muhammadiyah didirikan untuk membangun peranan bangsa,” tuturnya.

Maka dari itu, Syahganda menggarisbawahi satu poin yang menjadi perhatian Muhammadiyah dalam menentukan pemimpin bangsa dan negara Indonesia pada Pemilu Serentak 2024 mendatang.

“Jadi menurut saya, kepercayaan ideologis,” demikian Syahganda menambahkan.

Dalam diskusi ini turut hadir Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Profesor Chusnul Mariyah. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya