Berita

Bakal calon presiden dari Nasdem, Anies Baswedan/Net

Politik

Anies Belum Bernapas Lega Sebelum Surya Paloh-SBY-Salim Segaf Duduk Satu Meja

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 11:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tiket Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024 belum pasti meski sudah didukung Nasdem, PKS, dan Demokrat.

Analis Politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago memaparkan, sejauh tiga tokoh sentral Nasdem, PKS, dan Demokrat belum duduk satu meja dan mengumumkan pencapresan secara bersama, maka posisi Anies Baswedan belum aman.

“Kepastian capres dan cawapres koalisi perubahan itu bisa dipercaya oleh publik jika Surya Paloh, Salim Assegaf, dan SBY jumpa pers bersama dengan memperkenalkan Anies,” kata Arifki dalam keterangannya, Sabtu (25/2).


Sebab, kata Arifki, narasi yang dimainkan Nasdem dan PKS cenderung masih menguntungkan partai masing-masing demi kepentingan efek ekor jas Pemilu 2024.

“Kepentingan PKS dan Nasdem di level organisasi sepertinya sudah selesai. Namun, pada level politik mengusung Anies dalam narasi koalisi perubahan sepertinya masih mengalami jalan buntu,” kata dia.

Sementara Demokrat, kata dia, masih berhasrat menginginkan Ketua Umum Agus harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres. Namun hasrat tersebut tidak mudah dan langsung disetujui parpol lain.

“Sebenarnya Koalisi Perubahan perlu meyakinkan publik dengan komitmen tiga partai anggota dengan perjanjian atau batu tulis. Kesepakatan itu perlu diperlihatkan agar masyarakat percaya," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya