Berita

Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Yustinus Prastowo/Net

Politik

Sri Mulyani Perlu Gandeng PPATK dan KPK Usut Kekayaan Yustinus Prastowo

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 11:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketidakwajaran harta kekayaan Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Yustinus Prastowo perlu diusut tuntas oleh Kementerian Keuangan bersama stakeholder terkait.

“Kementerian Keuangan telah menyatakan mereka telah mencurigai, juga menginvestigasi lonjakan harta kekayaan dari staf khusus menteri keuangan,” ujar Dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo, Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (25/2).

Efriza menilai pengusutan harta kekayaan Yustinus wajar. Sebab berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Yustinus naik drastis, dari Rp 879 juta di tahun 2011 menjadi Rp 19,3 miliar pada 2021.
“Sebaiknya, memang Kemenkeu melakukan kerja sama dengan pihak terkait, misalnya PPATK dan KPK. Kedua lembaga ini harus diajak dan digandeng,” tuturnya.

“Sebaiknya, memang Kemenkeu melakukan kerja sama dengan pihak terkait, misalnya PPATK dan KPK. Kedua lembaga ini harus diajak dan digandeng,” tuturnya.
Dengan cara itu, Efriza memandang Kemenkeu bisa membersihkan citra buruk di publik terkait dugaan-dugaan yang muncul di masyarakat. Apalagi perilaku hedonisme pejabat Kemenkeu belakangan disorot setelah tereksposenya harta pejabat Dirjen Pajak, Rafael Alun yang mencapai Rp 56 miliar.

“Cara itu menunjukkan komitmen dan transparan kepada masyarakat, dalam upaya menyelidiki kenaikan harta kekayaan Yustinus yang dianggap tidak wajar,” demikian pengamat dari Citra Institute ini menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya