Berita

Ruang rapat Majelis Umum PBB/Net

Dunia

Dorong Perdamaian di Ukraina, Indonesia Dukung Resolusi Terbaru PBB

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 10:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Resolusi Majelis Umum (MU) PBB, UN Charter principles underlying a comprehensive, just and lasting peace in Ukraine, memperoleh dukungan dari Indonesia.

Rancangan yang diadopsi selama pertemuan darurat MU PBB ke-11 di New York pada Rabu (23/2) tersebut, dinilai memiliki semangat yang sama dengan posisi Indonesia terhadap Perang Rusia Ukraina.

"Dukungan Indonesia diberikan karena pokok dan semangat resolusi yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip dalam Piagam PBB dan hukum internasional, termasuk resolusi konflik secara damai, penghormatan terhadap HAM dan penegakan hukum," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri RI.


Indonesia sendiri, kata Kemlu, akan berperan untuk terus mendorong agar kedua pihak yang berkonflik kembali ke meja perundingan.

"Hal ini mengingat, tanggung jawab mengakhiri perang terletak pada
kedua pihak berkonflik," jelas Kemlu.

Bagi Indonesia, zero-sum bukanlah solusi, sehingga ia akan terus mendorong Komunitas internasional agar mampu menciptakan situasi yang kondusif untuk perdamaian di Ukraina dan zero-sum.

Selain Indonesia, resolusi terbaru PBB juga didukung mayoritas negara anggota PBB sebanyak 141 negara.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya