Berita

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Hotel Mega Anggrek, Jalan Arjuna Selatan, Tanjung Duren, Jakarta Barat/Ist

Politik

Rakernas I KSPSI Singgung Kriteria Presiden 2024

JUMAT, 24 FEBRUARI 2023 | 18:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Hotel Mega Anggrek, Jalan Arjuna Selatan, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (24/2).

Rakernas I dibuka langsung oleh Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat dan dihadiri ratusan peserta dari 31 provinsi di Indonesia. Adapun Rakernas ini akan berlangsung hingga Minggu (26/2) dengan berbagai pembahasan.

Namun dari serangkaian pembahasan, Jumhur menegaskan Rakernas I KSPSI tidak akan membahas masalah Pemilu 2024.


"Namun KSPSI membuka diri terhadap aspirasi yang diinginkan terkait presiden mendatang. Presiden yang diharapkan ke depan itu kira-kira model apa untuk KSPSI," kata Jumhur di Hotel Mega Anggrek, Jakarta, Jumat (24/2).

Soal kriteria pemimpin Indonesia masa depan, kata Jumhur, ialah presiden yang berhikmat pada buruh.

"Presiden sekarang ini sejak menjabat terus memukul buruh, dari perubahan UU Tenaga Kerja, UU Ciptaker, lalu sekarang Perppu Ciptaker," ungkap Jumhur.

Ke depan, lanjut Jumhur, buruh ingin betul-betul selektif dalam memilih presiden. Buruh ingin mencari presiden yang tidak meneruskan kebijakan rezim sekarang yang merugikan mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya