Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir /Net

Politik

Meneg BUMN Didesak Batalkan IPO Pertamina Geothermal Energy

JUMAT, 24 FEBRUARI 2023 | 09:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri BUMN, Erick Thohir, didesak membatalkan IPO (Initial Public Offering) atau penawaran saham umum perdana PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

Aksi korporasi anak usaha Pertamina itu dinilai bertentangan dengan UU BUMN dan berpotensi merugikan negara.

"Ada dua poin krusial kenapa IPO PGE harus ditolak,” kata anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, dalam keterangannya, Jumat (24/2).


Pertama, terkait perubahan status kepemilikan aset BUMN, yang semula sebagai aset negara berubah menjadi aset perusahaan. Kedua, terkait status kepemilikan perusahaan yang semula milik negara akan berubah menjadi milik swasta.

Politikus PKS itu menegaskan, perubahan status aset dan kepemilikan perusahaan itu yang berbahaya. IPO seolah menjadi strategi pengalihan aset negara pada anak perusahaan BUMN. IPO juga bisa menjadi langkah awal privatisasi perusahaan milik negara.
 
Lebih lanjut Mulyanto mengatakan, masih banyak upaya lain yang dapat dilakukan PGE untuk mendapat tambahan modal, tanpa harus membahayakan kepentingan negara.

Apalagi, sambungnya, belakangan ini ada beberapa lembaga keuangan internasional berbondong-bondong menawarkan dana murah kepada PGE untuk pengembangan usaha.

"Mereka memiliki trust yang tinggi terhadap nama besar dan kinerja Pertamina, terlebih bisnis PGE di bidang energi terbarukan, sangat prospektif," tegasnya.

Atas dasar itu Mulyanto meminta Erick peka terhadap masalah yang terjadi. “Dia harus menolak dan membatalkan IPO PGE,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya